Langsung ke konten utama

Salwa, Anakku

Buah hatiku
Kebanggaanku
Maafkan ayah
Mengecewakanmu

Mungkin kau benar
Ayah tak sama
Mereka berbeda
Haruskah bukan ayah!?

Tapi Salwa,
Sesungguhnya bukan itu
Ayah pernah membaca
Tak mesti sama

Salwa,
Itu bukan utama
Mereka boleh berbangga ria
Mereka memang lebih dari kita

Tapi Salwa,
Jalan mereka tidaklah sama
Tak pantas menghalalkan cara
Hanya untuk kenikmatan dunia

Salwa,
Ada HALAL dan HARAM
HALAL menjadi berkah
HARAM menjadi musibah

Salwa,
Jika HARAM yang ayah bawa
Yang kau makan menjadi HARAM
Darah yang mengalir di tubuhmu pun menjadi HARAM

Salwa,
Tak mesti sama
Ayah akan terus mencoba
Merncari jalan dengan membaca

Salwa,
Dulu ayah tak sama
Kamu harus berbeda
Agar bahagia, tidak hanya di dunia

02102010 - "Untuk Salwa, anakku"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Bukan WC Umum

Oleh: Hasan Ridwan Saya marah Kamu salah Saya salah Kamu tak berhak marah Tahukah kamu? Ini bukan WC umum Disana pun sudah biasa Tak usahlah banyak bertanya Maaf, berapakah yang biasa itu? Inilah Alam Seribu Dongeng Semua peran penuh misteri Hati-hati kebelet pipis Ini bukan WC umum Serpong, 22 April 2006 Pkl. 11.36 BBWI Inspirasi: Di tempat lain juga ada

Hati-hati Dengan Janji

Oleh: Hasan Ridwan Kita harus segera merapatkan barisan. Mari bersama-sama berjuang untuk membebaskan diri kita dari zona kemunafikan menuju zona keimanan . Janganlah terlalu mudah mengobral janji! Rasulullah Saw. telah mengingatkan melalui Bukhari Muslim yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra: “ Tanda-tanda munafik itu tiga perkara, ketika berbicara ia berdusta, ketika bersumpah ia mengingkari, ketika dipercaya ia khianat ”. Jangan sampai terlena. Zona kemunafikan itu akan membawa kita kepada kesengsaraan abadi. Ketika itu tidak akan ada seorang pun yang mampu menolong kita. Naudzu billahhi min dzalik . Allah SWT. telah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka” (QS. An-Nisaa : 45). Kita sudah sama-sama tahu siapa diri kita, untuk apa diciptakan dan mau kemana kita? Masing-masing dari kita tidak akan mampu melew...

Dia Pun Lewat

Oleh: Hasan Ridwan Astagfirullah, Hasbunallah wa ni'mal wakiil Ni'mal maula wa ni'mannasiir Dia lewati jalan ini Semua pasti kenal Sang Raja Alam Seribu Dongeng Dia tanyakan soal pesta itu Entah kepada siapa? Duduk tak nyaman Tangan tak mampu menari Sepertinya ada pesta Sepertinya ada pesta Semua tahu soal pesta Disinipun ada Siapa yang pernah ikut? Apakah ini yang namanya pesta? Dia pun lewat lagi Maaf, dimanakah pesta itu? Serpong, 22 April 2008, Pkl. 11.21 BBWI Inspirasi: Sang Raja Alam Seribu Dongeng lewat di depan mata