Langsung ke konten utama

Jangan Nangis Sayang

Oleh: Hasan Ridwan

Salwa,
Ayah sedang duduk dan bersimpuh
Kepada-Nya lah do'a ini

Tangan ini terasa letik terangkat
Sungguh sesak menghirup udara
Begitu deras aliran ini

Salwa,
Jangan nangis sayang
Jangan nangis
Jangan sayang
Jangan

Ayah senantiasa bersyukur
Betapa Allah Maha Baik
Salwa adalah anugerah terbaik
Subhanallah

Selamat tidur sayang
Mimpi yang indah
Kita akan terus bermain
Kita akan tetap bercanda
Dalam mimpi yang sama

Serpong, 21 April 2006 Pkl. 21.30 BBWI

Inspirasi: Saat ayah telepon, Salwa pun menangis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Bukan WC Umum

Oleh: Hasan Ridwan Saya marah Kamu salah Saya salah Kamu tak berhak marah Tahukah kamu? Ini bukan WC umum Disana pun sudah biasa Tak usahlah banyak bertanya Maaf, berapakah yang biasa itu? Inilah Alam Seribu Dongeng Semua peran penuh misteri Hati-hati kebelet pipis Ini bukan WC umum Serpong, 22 April 2006 Pkl. 11.36 BBWI Inspirasi: Di tempat lain juga ada

Hati-hati Dengan Janji

Oleh: Hasan Ridwan Kita harus segera merapatkan barisan. Mari bersama-sama berjuang untuk membebaskan diri kita dari zona kemunafikan menuju zona keimanan . Janganlah terlalu mudah mengobral janji! Rasulullah Saw. telah mengingatkan melalui Bukhari Muslim yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra: “ Tanda-tanda munafik itu tiga perkara, ketika berbicara ia berdusta, ketika bersumpah ia mengingkari, ketika dipercaya ia khianat ”. Jangan sampai terlena. Zona kemunafikan itu akan membawa kita kepada kesengsaraan abadi. Ketika itu tidak akan ada seorang pun yang mampu menolong kita. Naudzu billahhi min dzalik . Allah SWT. telah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka” (QS. An-Nisaa : 45). Kita sudah sama-sama tahu siapa diri kita, untuk apa diciptakan dan mau kemana kita? Masing-masing dari kita tidak akan mampu melew...

Dia Pun Lewat

Oleh: Hasan Ridwan Astagfirullah, Hasbunallah wa ni'mal wakiil Ni'mal maula wa ni'mannasiir Dia lewati jalan ini Semua pasti kenal Sang Raja Alam Seribu Dongeng Dia tanyakan soal pesta itu Entah kepada siapa? Duduk tak nyaman Tangan tak mampu menari Sepertinya ada pesta Sepertinya ada pesta Semua tahu soal pesta Disinipun ada Siapa yang pernah ikut? Apakah ini yang namanya pesta? Dia pun lewat lagi Maaf, dimanakah pesta itu? Serpong, 22 April 2008, Pkl. 11.21 BBWI Inspirasi: Sang Raja Alam Seribu Dongeng lewat di depan mata