Langsung ke konten utama

Mencari Makna Kebersamaan

Oleh: Hasan Ridwan

Dua tahun adalah masa dan periode kebersamaan itu
Beragam suka dan duka telah kita lewati
Betapa cucuran keringat dan keluh kesah menjadi saksi
Bagaimana sejumlah manusia berinteraksi

Tak terasa waktu jua yang bicara
Betapa kita saling merasa
Masih banyak kendala yang hantui kita
Belum juga cinta satukan kita

Hidup adalah perjuangan
Kerja keras mesti menjadi panduan
Tak boleh ada dendam membara
Pilihan kita ternyata masih jauh berbeda

Mungkin kemarin belum bisa tercipta
Satukan rasa eratkan cinta
Ke depan kita akan melangkah
Masihlah ada peluang kita

Ingin rasanya ku ucap kata
Maafkan sikap dan tutur kata
Selama ini tak banyak tanda
Betapa kita saling mencinta

Mungkinkah ini jalan terbaik?
Hanyalah hati yang kan bicara

Terima kasih atas segala kepercayaan
Maafkan atas segala khilaf
Maafkan atas segala kekurangan
Maafkan atas segala ketidaksopanan
Maafkan atas segala kekurangajaran
Semoga ini bukan pilihan mutlak
Menjalin kebersamaan dengan sesama

AdCom, 16 Maret 2004

Inspirasi: Maaf, kita harus berpisah!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Bukan WC Umum

Oleh: Hasan Ridwan Saya marah Kamu salah Saya salah Kamu tak berhak marah Tahukah kamu? Ini bukan WC umum Disana pun sudah biasa Tak usahlah banyak bertanya Maaf, berapakah yang biasa itu? Inilah Alam Seribu Dongeng Semua peran penuh misteri Hati-hati kebelet pipis Ini bukan WC umum Serpong, 22 April 2006 Pkl. 11.36 BBWI Inspirasi: Di tempat lain juga ada

Hati-hati Dengan Janji

Oleh: Hasan Ridwan Kita harus segera merapatkan barisan. Mari bersama-sama berjuang untuk membebaskan diri kita dari zona kemunafikan menuju zona keimanan . Janganlah terlalu mudah mengobral janji! Rasulullah Saw. telah mengingatkan melalui Bukhari Muslim yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra: “ Tanda-tanda munafik itu tiga perkara, ketika berbicara ia berdusta, ketika bersumpah ia mengingkari, ketika dipercaya ia khianat ”. Jangan sampai terlena. Zona kemunafikan itu akan membawa kita kepada kesengsaraan abadi. Ketika itu tidak akan ada seorang pun yang mampu menolong kita. Naudzu billahhi min dzalik . Allah SWT. telah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka” (QS. An-Nisaa : 45). Kita sudah sama-sama tahu siapa diri kita, untuk apa diciptakan dan mau kemana kita? Masing-masing dari kita tidak akan mampu melew...

Dia Pun Lewat

Oleh: Hasan Ridwan Astagfirullah, Hasbunallah wa ni'mal wakiil Ni'mal maula wa ni'mannasiir Dia lewati jalan ini Semua pasti kenal Sang Raja Alam Seribu Dongeng Dia tanyakan soal pesta itu Entah kepada siapa? Duduk tak nyaman Tangan tak mampu menari Sepertinya ada pesta Sepertinya ada pesta Semua tahu soal pesta Disinipun ada Siapa yang pernah ikut? Apakah ini yang namanya pesta? Dia pun lewat lagi Maaf, dimanakah pesta itu? Serpong, 22 April 2008, Pkl. 11.21 BBWI Inspirasi: Sang Raja Alam Seribu Dongeng lewat di depan mata